Inilah Alasan Anda Selalu Ditolak Saat Melamar Pekerjaan! Nomer 2 Bikin.. - Endo Sadewa

Inilah Alasan Anda Selalu Ditolak Saat Melamar Pekerjaan! Nomer 2 Bikin..


Alasan kamu gagal melamar pekerjaan via online dan cara mensiasatinya 


Sadewa.id - Dewasa ini telah banyak perusahaan yang mengadakan perekrutan kerja melalui online, alasanya selain karena internet sudah menjadi bagian hidup dan merangkak naik menjadi kebutuhan pokok setiap orang, juga karena dapat dengan mudah menjaring banyak kandidat yang berpotensi dan memiliki skill yang kompeten secara masif dan cepat.
            Dari sudut pelamarpun dengan banyaknya perusahaan yang membuka lowongan via online, tentunya pilihan menjadi lebih besar, dan kesempatan untuk dapat meraih posisi yang diimpikan juga semakin besar.
            Namun demikian meski tren ini terlihat menjanjikan, perlu diingat hal ini juga membuat persaingan menjadi lebih ketat. Sebagai pelamar kita dituntut untuk lebih pandai mengambil peluang yang ada dari sekian banyak lamaran yang dibuka. Namun kita masih akan sering kali menjumpai kegagalan meski lowongan yang tersedia telah ter-list begitu banyaknya. Untuk itu kali ini saya akan membagikan beberapa alasan kenapa kamu akan gagal dalam kancah persaingan ini dan bagaimana kamu menghadapinya serta mensiasatinya agar bisa mendapatkan pekerjaan dan posisi yang kamu inginkan.

1. Lamaran pekerjaan kamu tidak dilihat


            Jika kamu melamar online, sering kali kamu menjumpai jika telah banyak pelamar yang melamar. Ini membuat kesempatan lamaran kamu dilihat oleh pihak HRD lebih kecil. Saat melamar via online pastikan mencari lowongan yang baru dibuka atau freshest job.
            Dalam melamar via online, perusahaan biasanya akan menghubungi kamu dalam satu sampai dua hari dari masa kamu mengajukan atau menggungah lamaran pekerjaan. Jika setelah kurun waktu tersebut kamu belum mendapat panggilan. Mungkin saja lamaran yang kamu kirim telah tertutupi oleh kandidat lain. Jika pada info lowongan tersebut tersedia kontak HRD, kamu bisa menghubungi untuk meminta konfirmasi mengenai status lamaran kamu.

2. Kamu tidak percaya bahwa kamu bisa mendapatkan pekerjaan tersebut



            Mungkin saja dalam hati terdalam, kamu memiliki rasa kurang percaya diri jika kamu akan diterima di perusahaan tersebut. Hal ini secara tidak langsung akan memberikan aura negatif kepada perusahaan yang kamu tuju, mereka bisa juga berpikir bahwa kamu bukanlah orang yang mereka cari. Jadi kamu juga harus memastikan bahwa kamu selalu memiliki aura yang positif. Ini dapat dilihat dari bagaimana kamu melihat diri kamu, karena secara tidak langsung, bagaimana kamu melihat dirimu akan terrefleksi kepada cara orang lain melihat kamu.
            Jadi jika kamu ingin dilihat sebagai seseorang yang mampu dalam bekerja di sebuah perusahaan, kamu harus membangun rasa percaya dan sikap positif dalam diri kamu. Ingat bahwa semua hal berawal dari diri kamu dan akan kembali ke kamu juga. Untuk itu, saya akan membagikan beberapa kiat  yang bisa kamu gunakan untuk membangun sikap positif tersebut:
- Kamu harus bisa melihat value dalam diri kamu, kelebihan-kelebihan kamu, dan apa yang membuat kamu merasa lebih dibandingkan orang lain.
- Kamu harus bisa mencari apa yang bisa kamu berikan ke sebuah perusahaan, kontribusi apa saja yang nanti akan mereka dapat jika kamu diterima di perusahaan mereka.
            Tips ini juga dapat membantu kamu jika kamu sedang menghadapi sebuah interview kerja, jika kamu bisa melihat sikap positif tersebut dalam diri kamu, maka itu akan terlihat saat kamu sedang melakukan interview kerja.

3. kamu tidak memiliki teknikal skill dan kualifikasi yang relevan untuk pekerjaan tersebut.



            Penolakan yang kamu terima dari sebuah perusahaan, mungkin saja akibat kamu tidak memiliki hint  atau kata kunci dalam hal kualifikasi dan skill yang relevan dengan perusahaan kamu lamar. Dalam melamar sebuah pekerjaan, kamu setidaknya harus memiliki tiga poin penting dalam diri kamu yaitu:
  1. Relevant skill: Skill-skill yang cocok dengan perusahaan yang kamu inginkan. Sebagai contoh jika kamu melamar di posisi marketing, kamu harus memiliki skill yang bagus dalam berkomunikasi dengan orang lain.
  2. Experience/pengalaman: Ini bukan berarti kamu harus memiliki experience/pengalaman yang sama dengan perusahaan yang akan kamu ingin lamar, meskipun tentu saja itu akan sangat membantu, namun lebih kedalam skill yang kamu dapat dari pengalaman tersebut yang bisa kamu aplikasikan ke dalam pekerjaan yang ingin kamu lamar.
  3. Pengetahuan yang cukup: Browsing atau carilah info mengenai perusahaan yang kamu ingin kamu lamar. Seringkali pada saat interview, pihak penanya atau HRD sering menanyakan apakah kamu mengetahui tentang perusahaan mereka.

            Poin-poin tersebut bisa kamu tonjolkan lewat CV, resume, dan pada saat kamu interview. Jadi pastikan kamu memahami betul pekerjaan yang akan kamu lamar, latar belakang perusahaan tersebut, dan kamu telah memiliki skill-skill yang mereka butuhkan.


Update:
1. Ketika salam, jabat tangan dengan erat.

2. Cari tahu informasi tentang perusahaan.

3. Kalau ditanya mau gaji berapa, jangan jawab terserah pt / ikut pt, minimal jawab sesuai jumlah umr di daerah tsb, misal 2,5 atau 3jt. Lebih bagus kalau tau jumlah gaji sesuai bagian yg dilamar.

4. Kalau suruh menceritakan tentang diri anda, jangan ceritakan jalan hidup anda, tapi ceritakan apa kelebihan  anda..

5. Kalau ditanya pengalaman kerja, ceritakan pengalaman kerja di tempat yg paling lama, jangan yg hitungan mingguan / bulanan.. Karena bakal dikira klo kerja tidak betahan.

6. Jawab dengan lugas

7.  Jangan lupa Berdoa dulu

8. Dan yang paling penting, OJO LALI MADYANG.. NDAK NDREDEK..

            Sekian tips dan kiat – kiat kali ini. Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam melamar pekerjaan. Selalu berdoa kepada Tuhan agar dipermudahkan jalan kamu untuk mendapatkan posisi yang kamu inginkan, dan agar kesuksesan selalu menyertai Anda.

0 Response to "Inilah Alasan Anda Selalu Ditolak Saat Melamar Pekerjaan! Nomer 2 Bikin.."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel